Menparekraf Ajak Desa Wisata Maksimalkan Inovasi dan Perbanyak lapangan kerja - Beritabali.com

Wisata

Menparekraf Ajak Desa Wisata Maksimalkan Inovasi dan Perbanyak lapangan kerja

Sabtu, 15 Januari 2022 | 19:30 WITA
Menparekraf Ajak Desa Wisata Maksimalkan Inovasi dan Perbanyak lapangan kerja

bbn/bisnis.com/Menparekraf Ajak Desa Wisata Maksimalkan Inovasi dan Perbanyak lapangan kerja

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, NASIONAL.
Kemudian, lanjut Sandiaga, diperlukan kolaborasi yang harus dilakukan semua pihak untuk menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya, dengan terus mendorong kolaborasi pentahelix dalam pengembangan wisata. Bagaimana juga mengembangkan pariwisata berbasis komunitas dengan homestay-homestaynya. 
“Investor boleh berinvestasi, namun masyarakat juga harus ikut merasakan hasilnya. Harus bersama komunitas. Harapannya kita akan bangkit, menciptakan lapangan kerja lantaran sektor ini adalah sektor yang memiliki kekuatan lebih dari enam kali lipat dari sektor lain dalam mencari lapangan kerja. Untuk itu, investasilah di pariwisata, investasilah di ekonomi kreatif,” ajak Menparekraf Sandiaga.
Menparekraf pun mengapresiasi studi banding Pemkab Subang ke BUMDes Graha Mandala Desa Borobudur dalam upaya pengembangan desa wisata yang ada di Subang. Studi banding ini dengan mengajak 104 pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Subang.
"Dari 5 destinasi super prioritas, Borobudur yang paling memiliki infrastruktur, penyelenggaraan event, serta sumber daya manusia yang kuat. Ini tidak lepas dari peran serta masyarakat, pemda, serta kolaborasi dan inovasi bersama," kata Sandiaga.
"Teman-teman di Subang jangan khawatir, kalau pengelolaan dilakukan dengan baik, dengan menghadirkan kearifan lokal pasti akan memberikan dampak yang baik buat masyarakat dengan kehadiran wisatawan. Saya berharap studi banding ini akan dapat meningkatkan kerja sama dua daerah," kata Sandiaga.
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Subang, Tatang Supriatna, mengatakan, pihaknya saat ini tengah fokus berupaya mengembangkan desa wisata. Diantaranya adalah Desa Wisata Widakarya dan Desa Wisata Sidamulya.
Studi banding atau benchmarking ini menjadi salah satu upaya yang dilakukan, karena BUMDes Graha Mandala Desa Borobudur telah terbukti berhasil mengembangkan ekonomi masyarakat melalui pariwisata dan ekonomi kreatif.
"Kita datang ke sini ingin meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam tata kelola manajemen kepariwisataan desa wisata. Kami berharap dari studi banding ini ada kolaborasi program yang dapat dijalankan," kata Tatang Supriatna.
Sementara Direktur BUMDes Graha Mandala Desa Borobudur, Agus Budi Santoso, menyambut baik studi banding yang dilakukan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Subang dalam pengembangan pariwisata. Ia pun mengajak pemerintah dan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dapat berkolaborasi dalam mengembangkan potensi desa.
"Di Subang potensi sumber daya alamnya lebih banyak dibanding Magelang, jadi seharusnya lebih baik dari Magelang. Teman-teman, ayo kita tingkatkan embrio pariwisata kita untuk kembangkan desa wisata," kata Agus.

Penulis : Tim Liputan

Editor : Ind

Halaman :

TAGS : Inovasi Ekonomi Kreatif Sandiaga Desa Wisata Berita Bali Berita Bahasa Bali Berita Berbahasa Bali Berita Bali Terkini Berita Bali Hari Ini Beritabali Informasi Bali


Ingin produk atau jasa Anda muncul di setiap akhir berita?

Ingin produk atau jasa Anda muncul di setiap akhir berita? Hubungi DIVISI BISNIS Beritabali.com



Wisata Lainnya :


Berita Lainnya

Trending Wisata

Berita Bali TV