Wisman ke Bali Jika Langgar Prokes Akan Dideportasi - Beritabali.com

Wisata

Wisman ke Bali Jika Langgar Prokes Akan Dideportasi

Kamis, 14 Oktober 2021 | 10:40 WITA
Wisman ke Bali Jika Langgar Prokes Akan Dideportasi

beritabali/ist/Wisman ke Bali Jika Langgar Prokes Akan Dideportasi.

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau Cok Ace mengatakan masker adalah budaya baru dalam menghadapi bencana non alam ke depan, sehingga kewajiban mentaati protokol kesehatan adalah kunci untuk hidup berdampingan dengan virus Covid-19 yang akan terus bermutasi. 
Maka itu, kata dia, bagi wisatawan yang tidak disiplin menerapkan Prokes di Bali, maka kebijakan untuk deportasi dapat diberlakukan. Hal ini disampaikan  saat didaulat sebagai salah satu pembicara dalam forum dialog media center Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), di ruang kerjanya, Rabu (13/10).
Sejauh ini Bali siap dengan penerapan protokol kesehatan di sejumlah destinasi pariwisata, desa wisata, termasuk hotel yang sudah bersertifikat CHSE, fasilitas umum seperti swalayan, pasar tradisional serta kesiapan rumah sakit rujukan Covid-19 bagi wisatawan yang terdeteksi positif pasca masuk pintu bandara. 
Wagub Cok Ace mengatakan bahwa Bali dengan segala upaya kesiapan terutama penerapan protokol kesehatan (terutama penggunaan masker kapan dan dimanapun, mencuci tangan secara berkala termasuk penyediaan hand sanitizer oleh masing-masing warga, dan tetap menjaga jarak khususnya ditempat keramaian dan di luar rumah) termasuk penerapan aplikasi peduli lingkungan. 
"Meskipun Bali siap menerima kunjungan wisatawan mancanegara dengan segala penerapan prokes yang sudah dianjurkan, namun kita jangan pernah lupa dengan ada dan bermutasinya varian baru pada perkembangan Covid-19 (Corona, Delta dan Mu), sebaiknya kita tetap waspada dan tidak teledor. Hingga saat ini kita masih berada di tengah perjuangan melawan wabah Covid-19," imbuhnya.
Dengan tema "Geliat Bali Sambut Wisatawan Mancanegara", Wagub Cok Ace berharap semua pihak mampu bekerjasama untuk tetap menjaga diri dan kesehatan masing-masing. Dengan standarisasi prokes yang sudah dianjurkan adalah satu-satunya alat dan obat untuk kita semua tetap sehat.
"Dari jumlah kasus yang semakin menurun, bukan berarti kita bebas beraktivitas tanpa mengutamakan protokol kesehatan. Jangan sampai pembukaan Bali untuk perjalanan internasional yang sudah sekian kali kita tunggu-tunggu memberikan peluang berkembangnya kluster baru yang nantinya membuat lonjakan kasus kembali naik. Mari kita hindari gelombang ketiga perkembangan Covid-19 di Bali, sehingga mampu mempertahankan kepercayaan dunia terhadap Bali," tegas Cok Ace.
Beberapa langkah yang dilakukan adalah vaksinasi bagi masyarakat dan ketaatan masyarakat Bali membuat gambaran penyebaran Covid-19 semakin melandai. Dengan melakukan testing, tracking dan treatment yang cepat dan tepat memberi penanganan yang baik bagi pasien yang terdeteksi positif Covid-19.
Pemberlakuan karantina selama 5 hari bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali merupakan standar yang diputuskan untuk meminimalisir peluang berkembangnya kembali virus Covid-19 di Bali pasca pintu masuk dibuka. Keselamatan dan kesehatan masyarakat masih menjadi kunci utama bagi Bali. Dengan kesiapan 35 hotel karantina dan tidak diperbolehkan menerima wisatawan non karantina serta disesuaikan per hari kedatangan. 
Halaman :

TAGS : Wakil Gubernur Bali Protokol Kesehatan Karantina Covid 19 Penanganan Covid 19 Wisatawan Mancanegara Deportasi Perekonomian Berita Bali Berita Bahasa Bali Berita Berbahasa Bali Berita Bali Terkini Berita Bali Hari Ini Beritabali Informasi Bali


The Best Cargo Company in Bali | Air and Sea Shipping in Bali

We are Your Experienced and Reliable Freight Forwarding Partner in Bali. Bali Cargo, Bali Freight Forwarder, Bali Shipping. Worldwide Cargo Logistics and Freight Forwarder in Bali, Air Freight Services, Sea Freight Services. Contact us Today 0811388874



Wisata Lainnya :


Berita Lainnya

Trending Wisata

Berita Bali TV