Pariwisata Lumpuh, Pendapatan Tabanan Jeblok - Beritabali.com

Wisata

Pariwisata Lumpuh, Pendapatan Tabanan Jeblok

Selasa, 10 Agustus 2021 | 23:30 WITA
Pariwisata Lumpuh, Pendapatan Tabanan Jeblok

beritabali/ist/

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, TABANAN.
Hingga semester pertama 2021 pendapatan asli daerah atau PAD Kabupaten Tabanan masih jauh dari harapan.
Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Tabanan, AA Gde Dalem Trisna Ngurah mengatakan, hingga akhir Juni PAD Tabanan sekitar 38 persen atau sekitar Rp 149 miliar dari Rp 391 miliar yang ditetapkan.
“Capaian PAD memang masih rendah, ini karena dampak pandemi dan kebijakan PPKM sebagai upaya percepatan penanganan lonjakan kasus Covid-19,” ujarnya, Selasa (10/8).
Tabanan kini hanya bisa mengandalkan sumber pendapatan daerah dari retribusi dan pajak, seperti Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Pajak Bumi Dan Bangunan Perdesaan Dan Perkotaan (Pbb-P2). Selain bersumber dari pajak dan retribusi daerah, potensi pendapatan daerah lainnya yang dikelola juga dominan berasal dari DAK dan DAU. 
Halaman :

TAGS : Berita Bali Berita Bahasa Bali Berita Berbahasa Bali Berita Bali Terkini Berita Bali Hari Ini Beritabali Informasi Bali


Biar kamu #TetapTerjaga dirumah, Kami antar semua kebutuhanmu Pakai Bluebird COD - Chat-Order-Deliver

Program berlaku di area Sarbagita, Argo taksi dimulai pick-up di lokasi pertama dan Pembayaran Tunai atau Non-Tunai melalui Easy Ride My Bluebird.



Wisata Lainnya :


Berita Lainnya

Trending Wisata

Berita Bali TV