Bali Diajak Tangkap Peluang Paket Wisata Bersekolah dan Bekerja dari Destinasi - Beritabali.com

Wisata

Bali Diajak Tangkap Peluang Paket Wisata Bersekolah dan Bekerja dari Destinasi

Sabtu, 13 Februari 2021 | 08:50 WITA
Bali Diajak Tangkap Peluang Paket Wisata Bersekolah dan Bekerja dari Destinasi

beritabali/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, GIANYAR.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengajak industri untuk berinovasi dengan menangkap peluang pasar wisatawan nusantara yang ingin memindahkan kegiatan mereka seperti bersekolah atau bekerja dari destinasi karena potensinya yang cukup besar, khususnya di Bali.
Salah satu peluang yang bisa diambil adalah pasar wisatawan nusantara yang ingin memindahkan kegiatan mereka seperti bekerja juga bersekolah dari destinasi. Belakangan, hal tersebut memang menjadi salah satu tren di kalangan masyarakat.
Ia pun mendorong agar industri bisa melihat potensi dan peluang ini dengan baik. Ia memperkirakan setidaknya ada 5.000 sampai 7.500 wisatawan dari Jabodetabek dan beberapa kota besar lainnya di Indonesia.
"Pasarnya ada. PHRI Pusat sudah melakukan kerja sama dengan airlines dan pihak kami, kalau sudah ada izin dari Pemprov Bali akan kita langsung eksekusi dalam promosi. Kalau bisa dieksekusi bulan Maret," kata Sandiaga di acara Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I PHRI Bali, Kamis (11/2/2021) di Taman Dedari Restaurant, Ubud.
Pemerintah dikatakannya akan berupaya maksimal untuk mendukung berbagai program yang akan dijalankan industri. Termasuk menargetkan lebih banyak lagi pelaku usaha hotel dan restoran yang mendapatkan sertifikasi CHSE secara gratis.
"Mudah-mudahan ini menjadi satu harapan inovasi, terobosan baru untuk membangkitkan pariwisata dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya," kata Menparekraf Sandiaga Uno dalam keterangan resminya.
Ketua PHRI Pusat, Hariyadi Soekamdani, di kesempatan yang sama mengatakan, program bekerja atau bersekolah dari destinasi, khususnya di Bali memang menjadi salah satu program yang akan dijalankan pihaknya dalam waktu dekat.
"Jadi konsepnya bukan liburan, tapi berkegiatan seperti bekerja atau bersekolah dari destinasi. Mereka berkegiatan tapi dengan mendapatkan suasana lingkungan yang berbeda," kata Hariyadi.
PHRI Pusat, kata dia, telah menjalin kerja sama dengan pihak airlines, dalam hal ini AirAsia yang akan mendukung dari segi transportasi. Dengan harga yang kompetitif, ia yakin konsep ini bisa menjadi salah satu program jangka pendek yang bisa dijalankan industri.
"Tinggal sekarang teman-teman di Bali untuk menangkap peluang ini. Kalau kita bisa menyajikan harga yang kompetitif, tentu ini peluang yang besar. Jumlahnya mungkin bisa mencapai 20 ribu bahkan lebih (wisatawan). Potensi pasar ini tentunya bisa dikembangkan ke destinasi lain ke depannya selain Bali," kata Hariyadi.
Sementara Ketua PHRI DPD Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace), mengatakan besar harapan dari

BACA JUGA:

com/tag/pelaku-usaha-pariwisata">pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali, khususnya hotel dan restoran agar program-program yang dicanangkan Kemenparekraf/Baparekraf dapat diwujudkan secepatnya. Termasuk program-program seperti pinjaman lunak, dana hibah pariwisata yang akan ditingkatkan, sertifikasi CHSE gratis, prioritas vaksinasi, dan lainnya.
"Arahan juga suntikan semangat dari Menparekraf, saya kira ini menjadi sinar di kegelapan bagi pariwisata Bali untuk menemukan harapan kita bersama. Mudah-mudahan apa yang disampaikan tadi bisa dieksekusi dalam waktu yang sesingkat-singkatnya sehingga geliat ekonomi di Bali, terjadi transaksi ekonomi di Bali," kata Cok Ace yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Bali.

Penulis : Rilis Pers

Editor : I Komang Robby Patria


TAGS : Wisatawan Nusantara Bekerja Atau Bersekolah Dari Destinasi Menparekraf Sandiaga Uno


Biar kamu #TetapTerjaga dirumah, Kami antar semua kebutuhanmu Pakai Bluebird COD - Chat-Order-Deliver

Program berlaku di area Sarbagita, Argo taksi dimulai pick-up di lokasi pertama dan Pembayaran Tunai atau Non-Tunai melalui Easy Ride My Bluebird.



Wisata Lainnya :

KULINER Senin, 19 April 2021 | 23:00
Mengenal Jaje Bendu "Eka Cita" yang Melegenda di Jembrana
Jaje Bendu "KWT Eka Cita" sudah melegenda dikenal banyak orang. Jajanan khas Jembrana ini ...
KULINER Sabtu, 17 April 2021 | 08:55
Apa itu "Jukut Harsyan", Makanan Zaman Majapahit yang Mirip Kuliner dari Bali?
Zaman kerajaan Majapahit ternyata menyimpan makanan yang lezat. Bahkan hingga kini makanan tersebut ...
WISATA Kamis, 15 April 2021 | 11:20
Bali Zona Merah Covid-19 Terbanyak di RI, Wisatawan Diimbau Tetap Waspada
Bali kini menjadi provinsi dengan jumlah zona merah covid-19 terbanyak di Indonesia. Maka itu, wisat ...


Berita Lainnya

HUKRIM Kamis, 01 April 2021 | 10:25
Pelaku Penyerangan Mabes Polri Tinggalkan Surat Wasiat, Ini Isinya
Pelaku perempuan terduga teroris penyerang Mabes Polri meninggalkan surat wasiat.  Surat itu ...
NEWS Jumat, 26 Maret 2021 | 16:25
4 Polisi Gerebek Kolonel TNI AD di Hotel, Berakhir Minta Maaf
Kesalahan terjadi saat empat anggota Satuan Reserse Narkotika, Psikotropika, dan Obat Berbahaya (Sat ...
ABOUT BALI Selasa, 06 April 2021 | 22:30
Sejarah Pura Taman Ayun, Pura Paibon Keluarga Raja Mengwi
Pura Taman Ayun terletak 18 Km dari Denpasar, termasuk Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten ...

Trending Wisata

Trending Terhangat

Berita Bali TV