Penerbangan Internasional Dibuka 1 Desember, Pelaku Wisata: Semoga Saja Benar - Beritabali.com

Wisata

Penerbangan Internasional Dibuka 1 Desember, Pelaku Wisata: Semoga Saja Benar

Senin, 09 November 2020 | 11:10 WITA

beritabali.com/file

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Informasi penerbangan internasional ke Bali akan dibuka pada 1 Desember 2020 beredar luas di media sosial. Meski belum resmi disampaikan pemerintah, namun hal ini disambut positif oleh pelaku pariwisata di Bali.

Pilihan Redaksi

  • Tingkat Kesembuhan Covid-19 di Denpasar Capai 93,31%
  • Kepala Dinas Pariwisata provinsi Bali, Putu Astawa saat dikonfirmasi tentang hal ini pada Minggu (8/11/2020) tidak membantah informasi tersebut. Namun ia mengatakan belum menerima informasi resmi terkait rencana pembukaan penerbangan internasional dari dan ke Bali pada 1 Desember 2020 mendatang.
    "Secara resmi saya belum menerima informasi tersebut," ujarnya singkat lewat pesan WA.
    Rencana pembukaan kembali penerbangan internasional ke Bali disambut gembira pelaku pariwisata di kawasan Gianyar Bali. Mereka berharap informasi ini benar sehingga dapat membangkitkan pariwisata Bali yang kini terpuruk.
    "Semoga info ini benar dan semoga (pariwisata Bali) kembali normal," ujar Agung Permadi, seorang pengelola wisata petualangan ATV di daerah Singapadu Gianyar, Senin (9/11/2020).
    Informasi tentang pembukaan kembali penerbangan internasional ke Bali ini bersumber dari resume sosialisasi dari Kantor Kesehatan di sebuah hotel  pada Jumat 6 November 2020 dengan pembicara Direktur Kesehatan RI.
    Berikut informasi lengkap yang beredar di media sosial:
    Menindaklanjuti arahan dari Menteri Maritim dan Investasi ke Direktorat Jendral kesehatan, dalam upaya pemulihan ekonomi Nasional khususnya Bali dengan meningkatkan kembali pariwisata di Bali.
    Beberapa langkah langkah konkrit akan dilakukan oleh pemerintah, sebagai komitemen meningkatkan perekonomian masyarakat.
    1. Membuka penerbangan International dari dan ke Bali, yang akan direncakan mulai 01 Desember 2020. Dan diharapkan semua stakeholder dan pemangku kepentingan bergandengan tangan mensukseskan agenda pemerintah. 2. Menyiapkan sarana dan prasarana dukung di Bandar Ngurah Rai beserta unit terkait lainnya khususnya hal-hal berkaitan protokol kesehatan. 3. Menciptakan suasana aman dan nyaman bagi para wisatawan asing yang berkunjung ke Bali, menghilangkan suasana kaku, suasana birokratis serta suasana menegangkan (tidak ada aparat TNI atau Polri) guna menarik dan memunculkan kesan bahwa Bali, adalah tempat yang sejuk, yang menyenangkan dan welcome serta siap menyambut kedatangan wisatawan asing dengan tetap memberlakukan Protokol kesehatan, (Jaga Jarak, pakai masker dan cuci tangan). Bahwa covid 19 adalah penyakit biasa, sama seperti flu, atau deman tidak perlu berlebihan 4. Akan dilakukan simulasi mulai dari, kedatangan penumpang, tempat pemeriksaan SWEB/PCR di arrival, berapa lama proses scanning sampai ke tempat penjemputan penumpang, Simulasi ini akan dilakukan besok, hari Sabtu 07 Nopember 2020, bersama team KKP Bandara dan Airport Autority (AP 1) serta Otband bersama team Kesehatan Kantor pusat. 5. Memberlakukan *SYSTEM DIGITALISASI* pada system pemerikasaan SWB/PCR, guna mendeteksi lebih dini serta verifikasi lebih akurat terhadap penyalahgunaan seperti data palsu, data sudah expired, juga menghindari antrean panjang penumpang saat dikedatangan dengan QR-Code, sehingga pax bisa langsung ke hotel. 6. Disiapkan akomodasi hotel sesuai kebutuhuan dan jumlah penumpang, untuk menunggu hasil SWEB/PCR dimaksud. Hasil SWEB/PCR akan diketahui 3-4 Jam setelah test dilakukan. 7. Hasil Test SWEB/PCR akan dikirimkan ke penumpang di hotel penampungan sementara oleh petugas KKP, Biaya Test SWEB/PCR dan akomodasi hotel dibebankan ke penumpang sendiri.  Pihak KKP Denpasar diminta untuk menyiapkan Hotel, mulai dari 2 hotal, selanjutnya 4 hotel atau 10 hotel sesuai kebutuhan dan jumlah penumpang yang datang. Bila dari hasil test, dinyatakan positif, maka penumpang akan diisolasi oleh pemerintah dengan biaya ditanggung oleh penumpang sendiri, terkait dengan hal tersebut agar dipastikan Asuransi dari setiap penumpang. 8. SEbagai upaya percepatan maka akan disiapkan *Mobile Laboratorium* untuk melakukan proses pengecekan SWEB/PCR, juga akan menunjuk tujuh (07) Laboratorium yang ada di Bali, paralel sambil menunggu  dibangunnya Laboratorium pendukung yang permanen di Bali.  9. Mobile Laboratorium segera dikirim ke Bali, untuk penempatannya akan diatur lebih lanjut. Indo Farma sebagai BUMN yang bergerak di penyedia sarana farmasi, agar mendukung kelancaran tahapan dan proses diatas. 10. Penumpang tran

    Pilihan Redaksi

  • Hasil Survei: 80% Wisatawan Ingin Menikmati Wisata Alam Pasca-Pandemi
  • sit agar dibuatkan jalur khusus oleh pihak airport authority agar tidak bersentuhan dengan penumpang yang tiba, dan penumpang transit tidak perlu dilakukan test SWEB/PCR. 11. Menyampaikan ke penumpang bahwa E-HAC wajib diberlakukan sebelum landing sudah di submit datanya. 12. Pihak AP 1 dan Otband, siap mendukung dan mengawal langkah langkah dan program pemerintah yang dicanangkan. Demikian resume, sosialisasi dan detail materi terlampir.  Terima kasih Salam.

    Penulis : Tim Liputan

    Editor : Putra Setiawan


    TAGS : Penerbangan Internasional Bali


    The Best Cargo Company in Bali | Air and Sea Shipping in Bali

    We are Your Experienced and Reliable Freight Forwarding Partner in Bali. Bali Cargo, Bali Freight Forwarder, Bali Shipping. Worldwide Cargo Logistics and Freight Forwarder in Bali, Air Freight Services, Sea Freight Services. Contact us Today 0811388874



    Wisata Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending Wisata

    Berita Bali TV