Kunjungan Turis Anjlok, Pengelola Wisata Minta Bantuan untuk Promosi - Beritabali.com

Wisata

Kunjungan Turis Anjlok, Pengelola Wisata Minta Bantuan untuk Promosi

Sabtu, 15 Februari 2020 | 08:55 WITA

beritabali.com

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, GIANYAR.
Wabah virus corona di China berdampak terhadap turunnya kunjungan ke sejumlah obyek wisata di Bali. Di wisata petualangan motor ATV di kabupaten Gianyar misalnya, kunjungan wisatawan turun hingga 90 persen.

Pilihan Redaksi

  • Kasus Pertama Corona di Selandia Baru, Korban Sempat Transit ke Bali
  • Badung Tolak PHR Distop 6 Bulan, Koster: Ditolong Kok Ditolak
  • Virus Corona Kini Meluas di 9 Negara Baru, 82.294 Penduduk Dunia Terinfeksi
  • Badung Tolak Penghapusan PHR Selama 6 Bulan, Ini Kata Cok Ace
  • Wisata petualangan motor ATV di desa Singapadu Gianyar adalah salah satu industri pariwisata yang terdampak langsung wabah virus corona yang terjadi di China. Pasca merebaknya wabah virus corona, wisata ATV yang biasanya ramai wisatawan mancanegara kini tampak sepi.
    Menurut pihak pengelola wisata motor ATV, sebelum wabah virus corona merebak di China, tempat wisata petualangan alam ini rata rata dikunjungi 100 orang wisatawan mancanegara per harinya. Sebagian besar wisatawan yang datang berasal dari Tiongkok atau China.
    "Kini kunjungan wisatawan khususnya dari China bisa dikatakan hampir nihil karena adanya kebijakan penutupan penerbangan dari China ke Bali. Dalam sehari paling ada satu atau dua wisatawan yang datang, bahkan bisa tidak ada sama sekali yang datang," jelas Gusti Agung Adi Permadi, pengelola wisata motor ATV "KOKAT", saat ditemui di Singapadu (14/2/2020).
    Pihak pengelola wisata ATV ini yang terdampak virus corona berharap ada bantuan dari pihak pemerintah propinsi Bali. Bantuan yang paling diperlukan adalah bantuan untuk promosi di tengah sepinya kunjungan wisatawan.
    "Ketika wisatawan China tidak ada yang datang, kami bisa melakukan promosi ke negara lainnya seperti India, Amerika, Australia, atau Eropa. Ini tentu butuh biaya untuk melakukan promosi. Ini kami butuh bantuan pemerintah karena kami berat untuk melakukannya sendiri," ujar Agung.
    Meski saat ini belum ada kebijakan untuk merumahkan para karyawan, namun jika kondisi ini terus berlanjut dan tidak ada bantuan pemerintah, dikhawatirkan tempat usaha ini akan tutup dan para karyawan akan dirumahkan untuk sementara waktu sambil menunggu kondisi pariwisata kembali pulih.

    Penulis : Tim Liputan

    Editor : Putra Setiawan


    TAGS : Wisata Bali Corona


    Bali Tour Company | Bali Day Tours Packages | Bali Tours Activities

    Best online Bali Tour Company Service for your holiday in Bali Islands by offer special Bali Day Tours Packages, Bali Activities Tour with Professional Bali Tours. Contact us Today 082340081861



    Wisata Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending Wisata

    Berita Bali TV